{"id":2161,"date":"2024-08-22T09:16:15","date_gmt":"2024-08-22T02:16:15","guid":{"rendered":"https:\/\/www.re-holz.com\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\/"},"modified":"2024-08-22T09:57:17","modified_gmt":"2024-08-22T02:57:17","slug":"analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\/","title":{"rendered":"Analisa Biaya dan Manfaat: Apakah Bangunan Ramah Lingkungan Benar-Benar Terjangkau?"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_2154\" aria-describedby=\"caption-attachment-2154\" style=\"width: 850px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-2154\" src=\"https:\/\/www.re-holz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/DSCF1135-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"850\" height=\"567\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2154\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Projek Bangunan Ramah Lingkungan di Rez Hotel Semarang, Indonesia<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesia menempati peringkat ke-6 sebagai negara penyumbang emisi Gas Rumah Kaca (GKR)<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">terbesar di dunia dan mengalami peningkatan paling banyak dibandingkan negara-negara lainnya dengan angka sebesar<\/span> <a href=\"https:\/\/madaniberkelanjutan.id\/siaran-pers-emisi-co2-fosil-dunia-mencapai-rekor-tertinggi-pada-tahun-2023-indonesia-menduduki-sepuluh-besar-penyumbang-emisi\/#:~:text=Jumlah%20karbon%20yang%20dihasilkan%20Indonesia,dan%20deforestasi%20Indonesia%20yang%20tinggi\"><b>18.3%<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> pada tahun 2022. Tingginya <\/span><a href=\"https:\/\/unair.ac.id\/analisis-pengungkapan-emisi-karbon-perusahaan-indonesia\/#:~:text=Perusahaan%20merupakan%20penyumbang%20emisi%20GRK,CO2%20dari%20pembakaran%20bahan%20bakar\"><b>kenaikan emisi gas rumah kaca<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> disumbang oleh perusahaan melalui penggunaan energi fosil (batu bara), pembuatan semen, dan penggunaan bahan bakar padat, cair, dan gas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun demikian, beberapa perusahaan, terutama perusahaan konstruksi dan bahan bangunan memiliki posisi penting dalam memulihkan keadaan dan membantu hidup berkelanjutan. Sebagian besar industri tersebut baru-baru ini menyaksikan pergeseran drastis pada minat masyarakat dari bahan bangunan konvensional ke bahan bangunan ramah lingkungan. Perubahan tersebut didorong oleh meningkatnya minat terhadap lingkungan dan pengetahuan tentang manfaat jangka panjang yang dimiliki oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">green building<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, Anda mungkin bertanya-tanya apakah bangunan ramah lingkungan benar-benar ramah \u201cbiaya\u201d atau malah sebaliknya?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>Mitos: Biaya Mahal dan Perawatan Sulit pada Bangunan Ramah Lingkungan?<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama bertahun-tahun, banyak orang berpikir bahwa bangunan ramah lingkungan memiliki biaya yang jauh lebih MAHAL dibandingkan bangunan dengan material konvensional. Pendapat ini tentunya diperkuat oleh beberapa faktor mulai dari tingginya biaya pembangunan di awal, terutama pada biaya material ramah lingkungan dan keraguan tentang manfaat jangka panjang yang diberikan oleh material ramah lingkungan. Namun, penelitian terbaru membuktikan bahwa itu semua TIDAK benar!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">green building<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terlihat memiliki biaya yang lebih tinggi di awal, penelitian yang diterbitkan dalam<\/span><a href=\"https:\/\/www.sciencedirect.com\/science\/article\/abs\/pii\/S0378778815303856\"> <b>Journal of Cleaner Production<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> mengungkapkan bahwa biaya tersebut layaknya investasi jangka panjang, terutama pada sisi biaya operasional yang akan dirasakan selama masa pakai bangunan oleh pemilik bisnis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor-faktor seperti berkurangnya konsumsi energi, biaya perawatan gedung yang terjangkau, dan peningkatan kualitas udara dalam ruangan tentunya berkontribusi dalam penambahan biaya pembangunan awal yang sering disalahpahamkan sebagai \u201cmahal\u201d. Walaupun begitu, dengan memiliki rumah ramah lingkungan, Anda tidak hanya melakukan investasi cerdas namun juga berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_2152\" aria-describedby=\"caption-attachment-2152\" style=\"width: 568px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-2152\" src=\"https:\/\/www.re-holz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/EC870DF8-A25E-4865-A9C0-0942B0F33F11_1_105_c.jpeg\" alt=\"\" width=\"568\" height=\"758\" data-wp-editing=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2152\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Projek Bangunan Ramah Lingkungan di Kokoon Hotel Banyuwangi, Indonesia<\/figcaption><\/figure>\n<h3><b>Keuntungan Menggunakan ReHolz<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">ReHolz (PT. Radin Mitra Lestari) sebagai salah satu pelopor dalam produksi material ramah lingkungan, menawarkan efektivitas biaya dan waktu melalui produknya. Melalui proses daur ulang material yang berasal dari sumber daya alam, ReHolz tidak hanya mengurangi dampak isu lingkungan, namun juga menjadi solusi terbaik bagi Anda, terutama para arsitek, kontraktor, dan pemilik bisnis!<br \/>\nHemat waktu dan biaya sambil investasi cerdas menciptakan masa depan yang lebih baik.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><b>Mengurangi Biaya Material<br \/>\n<\/b>Tahukah Anda bahwa beras yang kita makan berasal dari tanaman dengan lapisan luar yang keras? Lapisan ini dikenal sebagai <a href=\"https:\/\/www.wastex.io\/post\/rice-husk-uses#:~:text=Rice%20husks%20are%20surprisingly%20very,to%20provide%20good%20insulating%20materials.\"><b>\u201csekam padi\u201d<\/b><\/a><b>.<\/b> Untuk setiap <strong>1 ton beras<\/strong> yang dihasilkan, sekitar <strong>200 kilogram sekam padi<\/strong> dihasilkan atau setara dengan dua kantong kecil sekam padi!\u00a0<span style=\"font-weight: 400;\">Transformasi sekam padi dari limbah menjadi sumber daya yang berharga merupakan pergeseran signifikan menuju ekonomi yang lebih baik. Setiap sekam yang digunakan dapat membantu mengurangi dampak lingkungan, mendorong pertumbuhan hidup berkelanjutan, dan memberikan peluang bagi inovasi baru.<\/span><\/li>\n<li><b>Tingginya Daya Tahan Material<br \/>\n<\/b>Produk ReHolz dirancang menggunakan teknologi canggih dari Jerman sehingga memiliki daya tahan yang lebih tinggi dibanding material kayu pada umumnya, mengurangi kebutuhan akan perbaikan berkala dan menghemat biaya perawatan jangka panjang. Produk ini juga memberikan keindahan yang abadi dan ruang yang sangat nyaman karena dilengkapi oleh <strong><a href=\"https:\/\/www.re-holz.com\/about-us\/\">teknologi anti rayap<\/a><\/strong>, tahan cuaca, anti jamur, dan tahan air laut.<\/li>\n<li><b>Peningkatan Efisiensi Energi<br \/>\n<\/b>Bangunan yang dibangun dengan material ReHolz seringkali menunjukkan kinerja yang lebih baik, seperti menurunkan biaya pemanasan dan juga pendinginan ruangan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>Total Biaya Kepemilikan Bangunan Ramah Lingkungan yang Lebih Rendah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum melakukan evaluasi efektivitas biaya pada bangunan ramah lingkungan, penting bagi Anda untuk mempertimbangkan total biaya kepemilikan (TCO) yang tampak di awal. TCO tidak hanya mencakup biaya pembangunan awal, tetapi juga biaya operasional yang akan dirasakan selama menggunakan bangunan, mulai dari biaya pemeliharaan hingga potensi peningkatan nilai sewa atau pajak properti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Didukung oleh studi dari <\/span><a href=\"https:\/\/worldgbc.org\/\"><b>World Green Building Council<\/b><\/a><b>,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> mengungkapkan bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">green building<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> biasanya memiliki <\/span><b>biaya operasional<\/b> <b>14% lebih rendah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dibandingkan dengan bangunan berbahan konvensional. Hal ini menunjukkan perbedaan yang signifikan antara masa pakai bangunan konvensional dan ramah lingkungan yang tentunya dapat memberikan keuntungan lebih bagi pemilik bisnis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>Lebih dari Sekedar Masalah Finansial<\/b><\/h3>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green building<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> telah terbukti meningkatkan kesehatan dan produktivitas penghuninya, meningkatkan nilai properti, dan tentunya mengurangi dampak lingkungan. Manfaat lain yang diberikan bangunan ramah lingkungan atau <em>Green building<\/em><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0terhadap lingkungan yaitu,<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Peningkatan Kualitas Udara Dalam Ruangan: <span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menggunakan bahan alami dan rendah emisi, produk ReHolz berkontribusi pada berkelanjutan lingkungan dalam ruangan yang lebih sehat dan mencegah timbulnya alergi.<\/span><\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Peningkatan Nilai Properti: <\/b>Bangunan yang telah disertifikasi oleh sistem sertifikasi <i>green building<\/i> yang diakui secara Internasional, seperti <a href=\"https:\/\/www.usgbc.org\/leed\"><b>LEED<\/b><\/a> (<i>Leadership in Energy and Environmental Design<\/i>), sering kali memiliki harga jual dan sewa yang lebih tinggi dibanding bangunan lainnya.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Mengurangi Dampak Lingkungan: <span style=\"font-weight: 400;\">Bangunan ramah lingkungan dapat membantu mengurangi dampak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">climate change<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> melalui pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) dan melestarikan sumber daya alam.<\/span><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><b><br \/>\nMenjawab Kekhawatiran Utama pada Bangunan Ramah Lingkungan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun bukti-bukti yang ada sangat mendukung bahwa bangunan ramah lingkungan memiliki banyak manfaat dan keuntungan, namun masih ada beberapa kekhawatiran yang harus diatasi. Salah satu masalah yang sering kali terjadi adalah mahalnya biaya awal untuk bahan dan teknologi bangunan ramah lingkungan, yang dapat menjadi penghalang bagi beberapa kontraktor atau pemilik bisnis untuk menggunakannya. Namun, tidak perlu khawatir karena sekarang semakin banyak pilihan finansial dan dukungan pemerintah yang tersedia untuk memfasilitasi pembangunan ramah lingkungan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>Kesimpulan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Analisa biaya-manfaat secara menyeluruh membuktikan bahwa bangunan ramah lingkungan memberikan lebih banyak manfaat, baik dari sisi keberlangsungan hidup dan sisi finansial. Dengan memeriksa total biaya kepemilikan dan keuntungan jangka panjang, terbukti bahwa bangunan ramah lingkungan merupakan investasi jangka panjang terbaik bagi Anda. Seiring dengan kemajuan sektor industri terutama dibidang konstruksi, praktik-praktik ramah lingkungan tidak diragukan lagi akan menjadi standar karena dorongan kondisi lingkungan dan keuntungan ekonomi yang dirasakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, apakah biaya tambahan untuk membangun bangunan ramah lingkungan sepadan dengan potensi investasi jangka panjang serta dampak positif terhadap ekosistem bumi kita?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuliskan pendapat Anda di bawah dan jangan lupa follow kami di Instagram<\/span> <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/re_holz\/?hl=en\"><b>@re_holz<\/b><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">untuk mendapatkan inspirasi harian.\u00a0 <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia menempati peringkat ke-6 sebagai negara penyumbang emisi Gas Rumah Kaca (GKR) terbesar di dunia dan mengalami peningkatan paling banyak dibandingkan negara-negara lainnya dengan angka sebesar 18.3% pada tahun 2022. Tingginya kenaikan emisi gas rumah kaca disumbang oleh perusahaan melalui penggunaan energi fosil (batu bara), pembuatan semen, dan penggunaan bahan bakar padat, cair, dan gas.\u00a0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":2197,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_genesis_hide_title":false,"_genesis_hide_breadcrumbs":false,"_genesis_hide_singular_image":false,"_genesis_hide_footer_widgets":false,"_genesis_custom_body_class":"","_genesis_custom_post_class":"","_genesis_layout":"","footnotes":""},"categories":[87],"tags":[35,38,42,39,41,37,40,36],"class_list":{"0":"post-2161","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-article-id","8":"tag-bangunan-ramah-lingkungan","9":"tag-biaya-operational","10":"tag-efektifitas-biaya","11":"tag-manfaat-bangunan-ramah-lingkungan","12":"tag-manfaat-jangka-panjang","13":"tag-material-ramah-lingkungan","14":"tag-pembangunan-ramah-lingkungan-id","15":"tag-pembangunan-ramah-lingkungan","16":"entry"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Analisa Biaya dan Manfaat: Apakah Bangunan Ramah Lingkungan Benar-Benar Terjangkau? - ReHolz<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Peningkatan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 18.3% pertahun di Indonesia menekankan pentingnya bangunan ramah lingkungan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Analisa Biaya dan Manfaat: Apakah Bangunan Ramah Lingkungan Benar-Benar Terjangkau? - ReHolz\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Peningkatan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 18.3% pertahun di Indonesia menekankan pentingnya bangunan ramah lingkungan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ReHolz\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-22T02:16:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-22T02:57:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.re-holz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/DSCF1135-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin ReHolz\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin ReHolz\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin ReHolz\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a288ceba032da119dffc510519d60a14\"},\"headline\":\"Analisa Biaya dan Manfaat: Apakah Bangunan Ramah Lingkungan Benar-Benar Terjangkau?\",\"datePublished\":\"2024-08-22T02:16:15+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-22T02:57:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\\\/\"},\"wordCount\":990,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/rez-thumbnail.jpg\",\"keywords\":[\"bangunan ramah lingkungan\",\"biaya operational\",\"efektifitas biaya\",\"manfaat bangunan ramah lingkungan\",\"manfaat jangka panjang\",\"material ramah lingkungan\",\"pembangunan ramah lingkungan\",\"pembangunan ramah lingkungan\"],\"articleSection\":[\"Article\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\\\/\",\"name\":\"Analisa Biaya dan Manfaat: Apakah Bangunan Ramah Lingkungan Benar-Benar Terjangkau? - ReHolz\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/rez-thumbnail.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-22T02:16:15+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-22T02:57:17+00:00\",\"description\":\"Peningkatan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 18.3% pertahun di Indonesia menekankan pentingnya bangunan ramah lingkungan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/rez-thumbnail.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/rez-thumbnail.jpg\",\"width\":600,\"height\":434},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Analisa Biaya dan Manfaat: Apakah Bangunan Ramah Lingkungan Benar-Benar Terjangkau?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"ReHolz - More Than Wood\",\"description\":\"More Than Wood Material\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"ReHolz - More Than Wood\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"ReHolz - More Than Wood\",\"alternateName\":\"ReHolz - More Than Wood\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/09\\\/Logo-Reholz-Green-New.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/09\\\/Logo-Reholz-Green-New.png\",\"width\":300,\"height\":115,\"caption\":\"ReHolz - More Than Wood\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a288ceba032da119dffc510519d60a14\",\"name\":\"Admin ReHolz\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/f5a135da3a8af0f1e7282e32fa65522692920e5632ebeedc88fa2d1cc579c0fd?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/f5a135da3a8af0f1e7282e32fa65522692920e5632ebeedc88fa2d1cc579c0fd?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/f5a135da3a8af0f1e7282e32fa65522692920e5632ebeedc88fa2d1cc579c0fd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin ReHolz\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.re-holz.com\\\/\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Analisa Biaya dan Manfaat: Apakah Bangunan Ramah Lingkungan Benar-Benar Terjangkau? - ReHolz","description":"Peningkatan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 18.3% pertahun di Indonesia menekankan pentingnya bangunan ramah lingkungan.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Analisa Biaya dan Manfaat: Apakah Bangunan Ramah Lingkungan Benar-Benar Terjangkau? - ReHolz","og_description":"Peningkatan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 18.3% pertahun di Indonesia menekankan pentingnya bangunan ramah lingkungan.","og_url":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\/","og_site_name":"ReHolz","article_published_time":"2024-08-22T02:16:15+00:00","article_modified_time":"2024-08-22T02:57:17+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/www.re-holz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/DSCF1135-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin ReHolz","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin ReHolz","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\/"},"author":{"name":"Admin ReHolz","@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/#\/schema\/person\/a288ceba032da119dffc510519d60a14"},"headline":"Analisa Biaya dan Manfaat: Apakah Bangunan Ramah Lingkungan Benar-Benar Terjangkau?","datePublished":"2024-08-22T02:16:15+00:00","dateModified":"2024-08-22T02:57:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\/"},"wordCount":990,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.re-holz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/rez-thumbnail.jpg","keywords":["bangunan ramah lingkungan","biaya operational","efektifitas biaya","manfaat bangunan ramah lingkungan","manfaat jangka panjang","material ramah lingkungan","pembangunan ramah lingkungan","pembangunan ramah lingkungan"],"articleSection":["Article"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.re-holz.com\/id\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\/","url":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\/","name":"Analisa Biaya dan Manfaat: Apakah Bangunan Ramah Lingkungan Benar-Benar Terjangkau? - ReHolz","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.re-holz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/rez-thumbnail.jpg","datePublished":"2024-08-22T02:16:15+00:00","dateModified":"2024-08-22T02:57:17+00:00","description":"Peningkatan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 18.3% pertahun di Indonesia menekankan pentingnya bangunan ramah lingkungan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.re-holz.com\/id\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.re-holz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/rez-thumbnail.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.re-holz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/rez-thumbnail.jpg","width":600,"height":434},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/analisa-biaya-dan-manfaat-apakah-bangunan-ramah-lingkungan-benar-benar-terjangkau\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Analisa Biaya dan Manfaat: Apakah Bangunan Ramah Lingkungan Benar-Benar Terjangkau?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/","name":"ReHolz - More Than Wood","description":"More Than Wood Material","publisher":{"@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/#organization"},"alternateName":"ReHolz - More Than Wood","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/#organization","name":"ReHolz - More Than Wood","alternateName":"ReHolz - More Than Wood","url":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.re-holz.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Logo-Reholz-Green-New.png","contentUrl":"https:\/\/www.re-holz.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Logo-Reholz-Green-New.png","width":300,"height":115,"caption":"ReHolz - More Than Wood"},"image":{"@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/#\/schema\/person\/a288ceba032da119dffc510519d60a14","name":"Admin ReHolz","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f5a135da3a8af0f1e7282e32fa65522692920e5632ebeedc88fa2d1cc579c0fd?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f5a135da3a8af0f1e7282e32fa65522692920e5632ebeedc88fa2d1cc579c0fd?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f5a135da3a8af0f1e7282e32fa65522692920e5632ebeedc88fa2d1cc579c0fd?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin ReHolz"},"sameAs":["https:\/\/www.re-holz.com\/"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2161","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2161"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2161\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2162,"href":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2161\/revisions\/2162"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2197"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2161"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2161"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.re-holz.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2161"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}